Kali ini saya mau curhat. Sudah biasa kalau kebetulan tabung gas mulai mau habis, bau menyengat dari gas selalu saja menakut-nakuti seisi rumah. Terutama ni mbok ratu biyunge dingklik. Dan sesering itu pula saya melantik diri sendiri jadi mekanik tukang nyambung selang gas ke kompor. Pengalaman mengatakan , acapkali gas dari tabung 3 kilo itu bocor, mendesis dan berbau. Dari memperhatikan kebiasaan itu aku jadi ngamat amati keadaan tabung gas, kenapa sering tidak matching regulator mapan ditempatnya. Saya kok menduga karena mutu karet yang ada di mulut tabung itu mutunya rendah. sangat lembek, dan akhirnya kurang bisa menahan posisi regulator pas sesuai yang diharapkan. Dari keadaan seperti ini, tidak mengherankan jadi banyak kejadian kompor2 pada mbledug.Kenapa karet yang dipasang ditabung gas 3 kg kayanya beda dengan yang ditabung 12 kg. Kalau yang ditabung 12 kg, warnanya hitam , cenderung agak keras/kenyal sehingga relatip kuat menahan regulator. Sedang yang ada di tabung gas 3 kg, warna janda ....pink, lembut lembek ....gimana nih.....Untungnya depan rumah saya agen gas, jadi kalau ada kasus kaya gini saya lalu minta karet sisa pada tabung yang telah kosong, dari tabung 12 kg.
Barangkali ada fihak yang bersedia ngoreksi itu, dan memperbaiki mutu karet penahan tabung gas. Inget lho lur, kasihan terlalu banyak korban kebledugan gas, ...jangan2 penyebabnya dari karet yang kurang bagus itu.
Selasa, 09 Agustus 2011
MENANAM JAMBU BIJI
Berbagai alasan mengemuka, tetapi fakta berbicara, bahwa sekarang banyak orang masuk cafe atawa resto, pada pilihan minuman cenderung milih juice jambu biji. Nah, klo kita dirumah masih ada lahan kosong dikit saja kan kita bisa bikin juss sepuasnya klo kita tanem sendiri. Karena itulah saya ingin berbagi pengalaman sederhana bagaimana caranya kita nanem jambu biji sendiri.
BIBIT.
Pertama pilih jambu biji mateng pohon yang sehat, mulus, tidak sakit,dan punya rasa sesuai yang disuka. Pisahkan dengan cara dicuci dengan air bersih biji jambu dari daging buahnya. Maksudnya biar kelak kalo kita tanem sudah tidak disuka semut dan digotong pergi. Tiriskan sampai kering, artinya kering tapi tidak dijemur pada terik matahari.
MEDIA.
Siapkan media untuk menyemai biji, dengan mencampur
a. tanah yang tidak tercemar , 1 bagian.
b. kompos/pupuk kandang yg sdh masak , 1 bagian.
c. arang sekam, atau serbuk gergaji, 1 bagian.
Campur, dan diratakan . Jumlah dan luasanya tergantung seberapa banyak kita aka n menyemai biji. kemudian siram/ basahkan dengan air yang bersih dari pencemaran. Kemudian biji kita tanam sedalam 1 cm, dengan jarak kurang lebih 1 sd 2 cm. tutup dengan jerami. Tutup/mulsa jerami atau bahan lainya bermaksud untuk mendorong kelembaban tertentu sehingga biji cepat berkecambah. Apabila biji sudah berkecamnbah dan tumbuh muncul ke permukaan, jerami kita perjarang. Dan apabila kita menyemai di musi m penghujan sebaiknya pesemaian ditutup/dinaungi plastik transparan pada waktu hujan, menghindarai agar semai tidak meloncat terkena titik air hujan.
Kalau semai telah berdaun 4 - 5, benih kita pindah kedalam polibag ukuran 8 x 10 cm, dengan media sama dengan media yang digunakan untuk pesemaian. Tunggu sampai bibit siap ditanam, pada ketinggian 30 cm bibit jambu ideal ditanam di lapangan. Dengan menanam awal maka pembentukan pohon dan pertumbuhan ideal lebih bisa dicapai optimal, sesuai dengan yang dikehendaki. TANAM. Siapkan lobang tanam demngan ukuran 50x50x50 cm.Campur tanah galian dengan pupuk kandang/kompos 1:1 dan kembalikan kelobang Tanam bibit jambu yang sudah sisiapkan, siram. Tunggu 1 tahun, pada pertumbuhan yang baik, tanaman kita sudah mulai berbunga. Selamat ngejuusss sepuasnya..
BIBIT.
Pertama pilih jambu biji mateng pohon yang sehat, mulus, tidak sakit,dan punya rasa sesuai yang disuka. Pisahkan dengan cara dicuci dengan air bersih biji jambu dari daging buahnya. Maksudnya biar kelak kalo kita tanem sudah tidak disuka semut dan digotong pergi. Tiriskan sampai kering, artinya kering tapi tidak dijemur pada terik matahari.
MEDIA.
Siapkan media untuk menyemai biji, dengan mencampur
a. tanah yang tidak tercemar , 1 bagian.
b. kompos/pupuk kandang yg sdh masak , 1 bagian.
c. arang sekam, atau serbuk gergaji, 1 bagian.
Campur, dan diratakan . Jumlah dan luasanya tergantung seberapa banyak kita aka n menyemai biji. kemudian siram/ basahkan dengan air yang bersih dari pencemaran. Kemudian biji kita tanam sedalam 1 cm, dengan jarak kurang lebih 1 sd 2 cm. tutup dengan jerami. Tutup/mulsa jerami atau bahan lainya bermaksud untuk mendorong kelembaban tertentu sehingga biji cepat berkecambah. Apabila biji sudah berkecamnbah dan tumbuh muncul ke permukaan, jerami kita perjarang. Dan apabila kita menyemai di musi m penghujan sebaiknya pesemaian ditutup/dinaungi plastik transparan pada waktu hujan, menghindarai agar semai tidak meloncat terkena titik air hujan.
Kalau semai telah berdaun 4 - 5, benih kita pindah kedalam polibag ukuran 8 x 10 cm, dengan media sama dengan media yang digunakan untuk pesemaian. Tunggu sampai bibit siap ditanam, pada ketinggian 30 cm bibit jambu ideal ditanam di lapangan. Dengan menanam awal maka pembentukan pohon dan pertumbuhan ideal lebih bisa dicapai optimal, sesuai dengan yang dikehendaki. TANAM. Siapkan lobang tanam demngan ukuran 50x50x50 cm.Campur tanah galian dengan pupuk kandang/kompos 1:1 dan kembalikan kelobang Tanam bibit jambu yang sudah sisiapkan, siram. Tunggu 1 tahun, pada pertumbuhan yang baik, tanaman kita sudah mulai berbunga. Selamat ngejuusss sepuasnya..
ki alang alang bundel: ISENG MEMBAWA REJEKI
ki alang alang bundel: ISENG MEMBAWA REJEKI: "Aku punya pengalaman unik , aku sampaikan disini sebagai ungkapan syukur sekaligus barangkali ada manfaatnya bagi sesama.Pada sekitar tahun ..."
ISENG MEMBAWA REJEKI
Aku punya pengalaman unik , aku sampaikan disini sebagai ungkapan syukur sekaligus barangkali ada manfaatnya bagi sesama.Pada sekitar tahun 90 an aku bertandang ke seorang teman di desa Cimanggu kabuapten Cilacap. Karena profesinya pedagang bibit maka di halamanya dipenuhi bibit tanaman hortikultrura maupun tanaman kayu lainya. Pulangnya aku sempat beli 2 batang bibit kedondong kerdil yang orang biasa sebut dondong bangkok. Bibit yang tingginya hanya 30 cm itu sudah mulai berbunga.
Bibit itu aku tanam di depan rumah , dan alhamdulillah tumbuh dengan baik. Aku masih ingat bahwa pada kira2 bulan ketiga bunga sudah menjadi buah. Datang seorang tamu yang kemudian tertarik untuk membeli. Dengan berat hati aku lepas 1 batang dan aku dibayar Rp.50.000,- padahal 3 bulan lalu 2 batang bibit itu aku beli Rp.5.000,- Rahasia Alloh mulai terbuka. Sisa yang sebatang itu tumbuh semakin baik, buahpun muncul silih berganti, karena dondong yang satu ini berbunga tidak mengenal musim. Setiap kuncup daun yang tumbuh kemudian menjadi ranting maka keluar pulalah bun ga dan buahnya.
Begitu sepanjang tahun. Dan aku bersukur saat itu dari pohon inilah aku dicukupi kebutuhan makan dan lainya. Karena setiap butir kedondong tua bila disemai akan tumbuh minimal satu batang bibit kedondong muda, bahkan kalau telaten menyapih lebih dari itu. Bibit umur 4 bulan sudah laku dijual Rp.3.500,- Dan bibit umur 5 bulan sudah keluar buahnya.Kalau dijual masih dalam polibag ukuran 12 x 20 cm harganya cuma Rp.5.000,- tapi kalau ditanam dalam pot ukuran 30 cm seharga Rp.2.500,- laku terjual antara Rp.20.000,- sampai dengan Rp.25.000,-
Seandainya dikumpul maka lumayan pula untungnya, sayangnya sudah jadi kebiasaan "Rasa sayang tanaman" selalu bersifat "booming". Dan itu pulalah dengan kedondong ini. Tapi bagaimanapun juga saya selalu bersyukur karena pernah dikaruniai kesempatan menikmati keajaiban milik Alloh. Dan lebih bersyukur karena jerih payah budidaya ini , hasilnya sudah pernah terkirim ke Aceh Darussalam, Makasar, dan Papua di Sorong berupa bibit dan benih. Sekali lagi Alhamdulillahirobil alamin.
Bibit itu aku tanam di depan rumah , dan alhamdulillah tumbuh dengan baik. Aku masih ingat bahwa pada kira2 bulan ketiga bunga sudah menjadi buah. Datang seorang tamu yang kemudian tertarik untuk membeli. Dengan berat hati aku lepas 1 batang dan aku dibayar Rp.50.000,- padahal 3 bulan lalu 2 batang bibit itu aku beli Rp.5.000,- Rahasia Alloh mulai terbuka. Sisa yang sebatang itu tumbuh semakin baik, buahpun muncul silih berganti, karena dondong yang satu ini berbunga tidak mengenal musim. Setiap kuncup daun yang tumbuh kemudian menjadi ranting maka keluar pulalah bun ga dan buahnya.
Begitu sepanjang tahun. Dan aku bersukur saat itu dari pohon inilah aku dicukupi kebutuhan makan dan lainya. Karena setiap butir kedondong tua bila disemai akan tumbuh minimal satu batang bibit kedondong muda, bahkan kalau telaten menyapih lebih dari itu. Bibit umur 4 bulan sudah laku dijual Rp.3.500,- Dan bibit umur 5 bulan sudah keluar buahnya.Kalau dijual masih dalam polibag ukuran 12 x 20 cm harganya cuma Rp.5.000,- tapi kalau ditanam dalam pot ukuran 30 cm seharga Rp.2.500,- laku terjual antara Rp.20.000,- sampai dengan Rp.25.000,-
Seandainya dikumpul maka lumayan pula untungnya, sayangnya sudah jadi kebiasaan "Rasa sayang tanaman" selalu bersifat "booming". Dan itu pulalah dengan kedondong ini. Tapi bagaimanapun juga saya selalu bersyukur karena pernah dikaruniai kesempatan menikmati keajaiban milik Alloh. Dan lebih bersyukur karena jerih payah budidaya ini , hasilnya sudah pernah terkirim ke Aceh Darussalam, Makasar, dan Papua di Sorong berupa bibit dan benih. Sekali lagi Alhamdulillahirobil alamin.
Langganan:
Komentar (Atom)